Penandatanganan kontrak disaksikan langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, jajaran Dewan Pengawas dan Direksi Perumda Air Minum Tirta Mahakam, serta para pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian realisasi proyek KPBU sektor air minum di Kukar.
Melalui kontrak tersebut, PT Mahakam Tirta Nirwana akan melaksanakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum menggunakan teknologi Membran Bio Reaktor (MBR) dan decolour system dengan kapasitas produksi 250 liter per detik. Fasilitas pengolahan ini akan dibangun di IPA III Bekotok, Perumda Air Minum Tirta Mahakam Cabang Tenggarong.
Aulia dalam kesempatan tersebut menegaskan proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat, khususnya di wilayah Tenggarong dan sekitarnya.
“Pemanfaatan teknologi MBR diharapkan mampu meningkatkan kualitas air produksi secara signifikan, baik dari sisi kejernihan, keamanan, maupun kontinuitas layanan kepada pelanggan,” ujar Aulia.
Teknologi MBR dikenal mampu menghasilkan air olahan dengan kualitas tinggi karena mengombinasikan proses biologis dan penyaringan membran, sehingga lebih efektif dalam menghilangkan kandungan pencemar. Sementara itu, penerapan decolour system ditujukan untuk mengatasi permasalahan warna air baku, terutama saat kondisi air sungai mengalami kekeruhan tinggi.
Direksi Perumda Air Minum Tirta Mahakam menyampaikan bahwa pembangunan IPA berbasis MBR ini menjadi langkah strategis dalam modernisasi sistem pengolahan air minum di Kukar. Selain meningkatkan kualitas produksi, proyek ini juga diharapkan dapat mendukung peningkatan cakupan pelayanan air bersih secara berkelanjutan.
Melalui skema KPBU, pemerintah daerah menilai kolaborasi dengan badan usaha memberikan ruang percepatan pembangunan infrastruktur, sekaligus memastikan efisiensi, profesionalisme, dan keberlanjutan pengelolaan aset layanan publik.
“Dengan ditandatanganinya Kontrak Anak Konstruksi ini, tahapan pembangunan IPA III Bekotok berbasis MBR secara resmi memasuki fase pelaksanaan konstruksi, sebagai bagian dari upaya Pemkab Kukar dalam menghadirkan layanan air minum yang layak, aman, dan berkualitas bagi masyarakat,” terang Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Suparno. (*)