Dalam pencarian selama hampir satu minggu Tim SAR hanya menemukan potongan tubuh korban berupa tangan kiri, sekitar 300 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Tim Sar gabungan telah melakukan pencarian melibatkan tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kutai Kartanegara (Kukar), Badan Sar Nasional (BASARNAS) Balikpapan, dan pihak kepolisian.
Koordinator Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara (Kukar) Eko Suryawinata menjelaskan, tim gabungan berhasil menemukan potongan tubuh korban berupa tangan kiri pada hari pertama pencarian.
“Untuk penemuan tangan itu sudah diserahkan ke keluarga untuk di kuburkan, sementara pencarian sudah dihentikan sejak Sabtu (24/1/2026) kemarin, kita sudah koordinasi dengan pihak keluarga, mereka juga meminta untuk tidak dilanjutkan dan sudah mengikhlaskannya,” jelas Eko, Selasa (29/1/2026).
Sementara, pencarian dilakukan dengan penyisiran, merawaikan puluhan mata pancing berukuran besar, kemudian, pencarian juga dilakukan menggunakan drone.
“Kemarin kami sudah melakukan pencarian sekitar lima kilometer dari lokasi kejadian tetapi tidak menemukan tanda-tanda korban,” ungkapnya.
Sebelumnya, korban bernama Muhammad Nurdin (50) diketahui merupakan warga Jalan Tahrir, RT 02, Kelurahan Muara Jawa Pesisir, dilaporkan hilang setelah diterkam buaya pada Senin (19/1/2026), sekitar pukul 23.45 WITA saat sedang mengeluarkan udang di empang.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Polairud, TNI AL, Koramil, BPBD, dan warga setempat melakukan pencarian selama hampir satu minggu, namun upaya pencarian akhirnya dihentikan karena permintaan keluarga.
Editor: Erwin