Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Daleq saat hendak melaksanakan salat Subuh di masjid sekitar Jalan Pesut. Ia mendapati air menyembur deras dari sambungan pipa di depan rumahnya.
“Saya mau salat Subuh ke masjid di Pesut dan melihat air tersembur. Ternyata meteran airnya sudah tidak ada,” kata Daleq kepada korankaltim.com, Rabu (28/1/2026).
Bukan hanya satu rumah yang menjadi sasaran pencurian. Berdasarkan informasi yang diterimanya, setidaknya tiga meteran air di Gang Bangunan dilaporkan hilang. Selain itu, kejadian serupa juga diinformasikan terjadi di Gang Guntur melalui grup RT setempat. “Di grup RT juga ada info kejadian seperti ini terjadi di Gang Guntur, Jalan Pesut,” tambahnya.
Atas kejadian tersebut, Daleq berharap pihak Perumda Tirta Mahakam dapat meningkatkan pengawasan agar kasus pencurian meteran air tidak terus berulang dan merugikan warga.
Menanggapi laporan tersebut, Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Suparno didampingi Asisten Manajer Humas dan Protokol Perumda Tirta Mahakam Henry Susanto mengimbau para pelanggan yang mengalami kehilangan meteran air agar segera melapor ke kantor cabang sesuai wilayah masing-masing. “Jika segera dilaporkan, kami bisa langsung melakukan pemasangan meteran baru sehingga air tidak terbuang sia-sia dan pelayanan bisa segera normal kembali,” kata Suparno.
Perumda Tirta Mahakam tidak akan mentolerir tindakan pencurian meteran air. Jika pelaku berhasil diidentifikasi, pihaknya akan menindak tegas agar memberikan efek jera.
“Peristiwa seperti ini cukup sering terjadi. Dalam sebulan, bisa sampai lima kali bahkan lebih meteran air pelanggan hilang dicuri,” ujarnya.
Pengawasan meteran air tidak hanya menjadi tanggung jawab Perumda Tirta Mahakam semata, melainkan membutuhkan peran serta masyarakat. “Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan warga. Pengawasan bersama sangat diperlukan,” sebut Suparno lagi.
Tak lama setelah laporan diterima, petugas teknis atau tukang ledeng Perumda Tirta Mahakam langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan perbaikan dan menanggulangi kebocoran air akibat pencurian meteran tersebut, guna mencegah pemborosan air dan gangguan distribusi ke pelanggan lain.
Editor: Aspian Nur