Pelantikan tersebut menjadi rangkaian pelantikan pertama yang dilaksanakan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, sekaligus bertepatan dengan enam bulan masa jabatannya bersama Wakil Bupati Rendi Solihin.
Bupati Aulia Rahman Basri menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari proses pertanggungjawaban pemerintah daerah di penghujung tahun. Ia menegaskan, penataan jabatan dilakukan secara objektif dan berorientasi pada kinerja.
“Rangkaian pelantikan hari ini menjadi pelantikan pertama sekaligus bertepatan dengan enam bulan masa jabatan kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati. Di akhir tahun, seluruh proses pertanggungjawaban kami laksanakan, termasuk pelantikan sejumlah pejabat yang telah lama menjabat,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).
Dalam pelantikan tersebut, Abdul Karim resmi dilantik sebagai Camat Kota Bangun, sementara Suhartono dipercaya menjabat Camat Kembang Janggut.
Selain itu, Ahmad Fauzan dilantik sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aji Muhammad Idris Muara Badak, didampingi Suriami, sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha rumah sakit tersebut.
Bupati Aulia juga mengungkapkan RSUD Aji Muhammad Idris ditargetkan mulai beroperasi setelah bulan puasa. Seluruh peralatan medis di rumah sakit itu disebut telah siap digunakan.
“Insya Allah, rumah sakit ini dapat kita targetkan beroperasi setelah bulan puasa. Dengan hadirnya RSUD Aji Muhammad Idris,” jelasnya.
Keberadaan rumah sakit ini diharapkan semakin memperkuat layanan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui program pelayanan berbasis KTP. Menurut Bupati, program tersebut terus disempurnakan seiring dengan bertambahnya fasilitas kesehatan di daerah.
Lebih lanjut, Aulia menekankan pemerintah daerah tidak memandang latar belakang pribadi dalam penempatan jabatan. Ia berharap para pejabat yang dilantik mampu bekerja inovatif dan adaptif, terlebih di tengah proyeksi penurunan anggaran pada tahun mendatang.
“Setiap jabatan yang diberikan harus membawa kemaslahatan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kutai Kartanegara,” tandasnya.
Editor: Erwin