Optimisme tersebut muncul seiring meningkatnya cakupan pelayanan, percepatan pembangunan jaringan pipa, serta dukungan pemerintah daerah, masyarakat serta kegigihan para tukang ledeng yang bekerja di lapangan.
“Target SR tahun 2025 ini 4250, sampai Desember ini nanti kami pastikan target tercapai, per September sudah 2.868 SR atau 67,48 persen dengan terus bekerjanya petugas di lapangan hingga hari ini, kami optimis target yang ditetapkan bisa tercapai dengan baik,” kata Direktur Umum Perumda Tirta Mahakam Herlina didampingi Asisten Manajer Humas dan Protokol Henry Susanto kepada korankaltim.com, Rabu (3/12/2025).
Untuk mencapai target SR dan kinerja yang baik dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat Kukar secara luas, sejumlah program strategis telah dijalankan, mulai dari penambahan kapasitas produksi air bersih, rehabilitasi jaringan lama, hingga perluasan distribusi ke wilayah yang sebelumnya belum terlayani.
Selain itu, berbagai skema pembiayaan seperti subsidi pemasangan SR bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) turut mendorong peningkatan minat pelanggan. Program ini dinilai efektif dalam memperluas akses air bersih yang layak, sehingga sejalan dengan misi meningkatkan kualitas hidup warga.
Meski demikian, Perumda Tirta Mahakam tetap menghadapi beberapa tantangan seperti kondisi sumber air baku yang fluktuatif, gangguan jaringan, serta kebutuhan pembiayaan tambahan untuk pengembangan infrastruktur. Namun pihak Perumda Tirta Mahakam memastikan bahwa langkah antisipasi telah disiapkan untuk menjaga keandalan layanan.
Dengan berbagai upaya tersebut, Perumda Tirta Mahakam menyatakan keyakinannya bahwa target SR tahun ini dapat tercapai dengan baik dan sesuai harapan. Pencapaian ini diharapkan mampu meningkatkan cakupan layanan air bersih dan memperkuat komitmen Tirta Mahakam dalam menyediakan layanan air yang berkualitas bagi masyarakat.
“Target sampai Desember siap tercapai 100 persen karena saat ini teman-teman bekerja terus yang tersebar di 35 cabang dan ranting se-Kutai Kartanegara,” ucap Herlina.
Editor: Aspian Nur