Menyikapi hal ini Perumda Tirta Mahakam Kukar meminta kepada seluruh pelanggan pro aktif menjaga keamanan water meter tersebut.
Hal ini disampaikan Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Suparno didampingi Asisten Humas dan Protokol Henry Susanto. Manajemen Perumda meminta kewaspadaan seluruh pelanggan dalam hal ini masyarakat Kukar secara keseluruhan pengguna jasa layanan Perumda Tirta Mahakam.
“Saat ini sedang marak terjadi pencurian watermeter di beberapa wilayah Pelayanan Perumda Tirta Mahakam. Pelanggan diharapkan bisa memeriksa watermeter secara berkala, guna memastikan water meter dalam keadaan aman,” ujar Henry kepada Korankaltim.com Rabu (5/11/2025) hari ini.
Selain turut peka dengan kondisi dan situasi lingkungan sekitar, pelanggan juga diminta memberi keamanan ganda untuk meteran air milik masing-masing, selalu memeriksa juga mengawasi keberadaan meteran air agar aman dari pencurian. Perlu juga diwaspadai waktu malam dan subuh karena pada waktu-waktu ini upaya pencurian marak dilakukan karena petugas Perumda Tirta Mahakam tidak mengganti atau mencabut water meter pada malam hari. Jika menemukan hal mencurigakan, diharapkan pelanggan bisa segera melaporkan ke petugas Perumda Tirta Mahakam.
Sekadar informasi, dalam komponen watermeter memang ada logam kuningan yang bernilai ekonomis. Kuningan ini lah yang menurut para tukang ledeng Perumda Tirta Mahakam yang diincar oleh pencuri untuk kemudian dijual kembali kepada penadah.
“Kami berharap supaya pelanggan sama-sama menjaga keberadaan meteran airnya. Apabila menemukan atau melihat pencurian meteran air bisa segera melaporkan ke pihak kontak call center kami di (0651) 661002 atau Whatsapp 08115809322 juga bisa langsung lapor ke pihak kepolisian,” tutup Henry.
Editor: Aspian Nur