Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Mahakam Herlina didampingi Manajer Hubungan Langganan Juliannor mengatakan saat ini program SR terus berprogres. Dari target SR yang ditetapkan sebesar 4.250 SR yang sudah terealisasi terhitung sejak Januari hingga September ini sudah 2.862 SR.
“Sudah terealisasi 2.862 SR dari 4.250, jadi sisanya 1.388 lagi yang belum terlaksana, insyaAllah Desember selesai,” katanya kepada Korankaltim.
Program SR ini dikerjakan oleh seluruh cabang dan ranting Perumda Tirta Mahakam berjumlah 34 unit yang tersebar di 20 kecamatan se-Kukar. SR merupakan sebutan populer untuk sambungan distribusi air yang mengalirkan air bersih dari jaringan Perumda ke rumah-rumah penduduk untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Program SR bertujuan untuk memperluas cakupan pelayanan air bersih ke lebih banyak rumah di wilayah Kutai Kartanegara.
“Dengan memasang SR, masyarakat bisa mendapatkan akses mudah ke air bersih yang layak konsumsi. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan SR ini bisa menghubungi unit layanan di masing-masing cabang dan ranting tempat masyarakat berdomisili yang tersebar di seluruh kecamatan,” sebutnya.
Adapun biaya yang diperlukan untuk pemasangan SR ini ditetapkan sebesar Rp1.750.000,-. Namun besaran ini bisa bertambah jika dalam kondisi di lapangan jarak rumah warga terpaksa dilakukan crossing jalan sehingga dikenakan biaya tambahan yang nilainya juga tidak begitu besar menyesuaikan dengan panjang berapa meter yang diperlukan.
“Rp1.750.000,- kalau crossing jalan tergantung berapa lebar jalannya, kemudian itu di ada berapa meter, umpamanya itu kan Rp.1.750.000,- itu kan 6 meter kalau terkena 9 meter itu sekitar 1.8 juta, jadi ya tidak terlalu banyak juga biaya tambahannya kalau ada crossing jalan,” tegasnya. (*/kk)