Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 WITA itu sempat membuat kaget pemilik toko dan sejumlah karyawan yang berada di dalam bangunan.
Pemilik konter handphone, Bayu Permana menuturkan peristiwa terjadi sesaat setelah toko tutup untuk istirahat salat Zuhur.
“Pas azan, toko kami tutup. Karyawan saya sudah menutup pintu, dia keluar, dan saya masih di dalam mau keluar. Tiba-tiba angin benar-benar kencang, lalu terdengar suara keras,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).
Ia mengatakan suara keras tersebut diikuti dengan jatuhnya lampu-lampu dan papan reklame yang merobohkan sebagian atap konternya. “Posisinya pas dekat saya, kalau tidak ada besi penyangga gak tau lagi gimana nasib saya,” tuturnya.
Menurutnya, selain kerusakan di area konter, motor milik karyawan yang diparkir di depan toko juga ikut tertimpa. “Motor ada dua motor yang terdampak,” jelasnya.
Ia menduga reklame roboh akibat terpaan angin kencang yang datang tiba-tiba. “Sepertinya karena angin kencang sekali. Kami juga tidak tahu apakah ada masalah pada tiang reklame atau bagaimana,” ujarnya.
Kepala Disdamkar Matan Kukar, Fida Hurasani, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan anggota ke lokasi untuk membantu penanganan.
Pihaknya juga telah mengevakuasi reklame yang roboh dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Tim sudah turun ke lapangan, syukur alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.
Editor: Erwin