Musibah yang terjadi sekitar pukul 21.00 WITA itu menghanguskan tiga rumah warga, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan sedang dan ringan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdmakar) Kukar Fida Hurasani mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga bernama Amat tak lama setelah api terlihat membesar. “Begitu mendapat laporan, kami langsung mengerahkan personel dari Pos Pattimura Tenggarong dan Redkar Senoni ke lokasi kejadian,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025) pagi ini.
Petugas mendatangkan dua armada pemadam, yakni satu unit mobil Gundam 3500 dan satu unit mobil brandweer.
Kobaran api cukup cepat menjalar karena sebagian besar rumah terbuat dari material yang mudah terbakar, sehingga tim sempat mengalami kesulitan memutus rambatan api ke bangunan lain.
“Api berhasil kami kendalikan setelah upaya pemadaman yang cukup intens. Namun tiga rumah habis terbakar, sementara satu rumah mengalami rusak sedang dan satu lainnya rusak ringan,” jelasnya.
Dalam kejadian ini, satu warga dilaporkan mengalami luka bakar serius dengan tingkat luka mencapai 80 persen. Korban langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan intensif.
Belum diketahui penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Petugas tengah mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa lokasi untuk memastikan sumber api.
Fida mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk yang mayoritas rumahnya berbahan kayu.
“Pastikan instalasi listrik aman dan selalu berhati-hati,” pesannya.
Editor Aspian Nur