Acara ini dihadiri komunitas otomotif Kukar, dipimpin Kasatlantas Polres Kukar AKP Ahmad Fandoli di Kawasan Jam Bentong Kota Tenggarong.
Beberapa komunitas pecinta otomotif roda empat mulai dari jenis sedan, mobil keluarga, off road hingga jenis roda empat retro klasik yang tergabung dari berbagai komunitas yakni IOF, OKC, PTTK, CMK, SOC, Jazz, AVX Borneo, Gembala, Jimny, Hardtop, Kijang, Feroza dan Karatan hadir pada acara ini.
Tujuan program ini untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat melalui silaturahmi dengan komunitas otomotif sekaligus memberikan edukasi dalam berkendara di jalan raya sebagai upaya bersama mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.
Program ini juga bagian dari wadah untuk berdiskusi bagi masyarakat Kukar terkait dengan tata tertib berkendara. Melalui program ini juga, Satlantas Kukar menerima masukan dan saran dari masyarakat. "Ini wadah untuk kita semua, kita melakukan pendekatan dengan masyarakat tanpa anti kritik," kata Fandoli kepada Korankaltim.com disela acara.
Diketahui insiden kecelakaan lalu lintas belakangan ini sering terjadi di Kukar terlebih di area Kecamatan Samboja, Kota Bangun, Tenggarong Seberang, Tenggarong, Loa Janan dan kawasan kecamatan lainnya di Kukar. "Peristiwa tersebut jangan sampai terjadi di keluarga kita ke depannya. Melalui program ini kita saling mengingatkan," tegasnya.
Masyarakat utamanya pengendara diimbau saat melakukan perjalanan dipastikan keadaan fit dan kendaraan normal. "Kalau lagi lelah istirahat, jangan dipaksakan. Masyarakat harus tertib lalu lintas, jika ada keluarganya yang masih dibawah umur dan menggunakan kendaraan, jangan dulu lah, diberi ijin demi kebaikan bersama karena itu berbahaya,” ujar Fandoli lagi.
Anggota DRPD Kukar Sugeng Hariyadi yang hadir pada kegiatan ini menyambut baik program Polantas Menyapa Ngopi Bareng. Legislator yang juga pecinta otomotif offroad ini menyebut hal ini sangat positif karena bisa memberikan edukasi lebih dan berperan aktif hingga tingkat desa. "Kami melihat anak anak sekarang kalau tidak ada ketegasan dalam berkendara, mereka tak karuan karuan," sebut Sugeng.
Diharapkan Sugeng Polantas Kukar bisa melakukan pendekatan kepada masyarakat secara persuasif, bukan langsung penindakan. “Jadi harapannya suatu kesan di masyarakat yang kurang nyaman itu, bisa dimulai dari persahabatan atau pendekatan,” ujarnya.
Sementara Ketua AVX Borneo Rustam menyatakan kegiatan ini disambut antusias pihaknya sebagai wadah kumpul bersama merajut silaturahmi dengan dibimbing serta diayomi langsung oleh Satlantas Polres Kukar. “Terima kasih Kasat Lantas beserta jajaran, kegiatan ini sangat kami dukung dan semoga terus berlanjut yah sebulan sekali harus kita rutinkan,” harap Rustam.
Editor: Aspian Nur