Si jago merah mengamuk sekitar pukul 03.03 WITA dan lebih setengah jam kemudian berhasil dijinakkan oleh petugas dari dinas kebakaran dibantu relawan dan warga setempat. Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang berteriak histeris saat melihat api membara tepat di depan rumahnya. Dalam waktu singkat, api dengan cepat menyebar ke empat rumah disekitarnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutai Kartanegara (Disdamkar Matan Kukar) Fida Hurasani mereka menerima laporan dari warga Desa Sebulu Ilir dan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.
"Ada empat rumah hangus terbakar dan satu rumahnya terdampak, delapan KK (kepala keluarga) kehilangan tempat tinggal dalam insiden ini dengan satu rumah mengalami kerusakan ringan," kata Fida kepada Korankaltim.com pagi tadi.
Akibat kejadian ini warga yang rumahnya terbakar selain kehilangan tempat tinggal juga barang-barang penting seperti surat-surat beharga karena tak sempat diselamatkan.
Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran yang berhasil diatasi sekitar pukul 04.40 WITA ini dan pihak desa telah melaporkan kepada pihak berwajib penyebab terjadinya kebakaran ini.
Fida mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, terutama memperhatikan aliran listrik dan area dapur dalam keadaan aman.
"Masyarakat selalu kami ingatkan untuk menjaga keamanan dan memperhatikan seperti aliran listrik hingga keadaan dapur, sebelum terlelap dan tertidur pastikan semua dalam keadaan aman," ucapnya.
Editor: Aspian Nur