Kebakaran yang diduga dipicu oleh anak-anak yang bermain api nyaris meluas, namun berhasil dicegah berkat kesigapan warga setempat.
Menurut salah seorang warga, Hadi (38), sekelompok anak-anak terlihat bermain api dengan menggunakan kardus yang dilempar ke plafon di sekitar lokasi kejadian.
Kejadian ini menjadi janggal ketika salah satu anak yang menyalakan api justru memberitahu warga, ada kebakaran di dalam sebuah rumah kosong.
“Tiba-tiba ada anak yang bilang kalau ada kebakaran di rumah kosong. Warga langsung melihat TKP karena takut ada api membesar, kami sigap langsung menyimbur rumah itu,” jelasnya.
Lanjutnya, awalnya, api tersebut tidak langsung menimbulkan suara ledakan atau tanda-tanda kebakaran besar. Tetapi, beberapa saat kemudian, warga melihat adanya kepulan asap tipis dari dalam rumah kosong tersebut.
Beberapa orang bergegas mencari sumber asap dan memadamkan api dengan alat rumah, serta menghubungi pemadam kabakaran.
Kepanikan sempat terjadi, namun berkat aksi cepat warga, api berhasil dikendalikan sebelum merambat lebih luas. Warga juga segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kutai Kartanegara untuk memastikan situasi benar-benar aman.
“Untungnya, warga melihat segera gerak cepat memadamkan,” ujarnya.
Petugas pemadam yang tiba di lokasi segera melakukan pengecekan dan pendinginan area untuk mencegah kemungkinan api kembali menyala.
“Anggota dan dua unit kami turunkan, relawan juga sigap mengecek, dan alhamdulillah sudah padam,” tutur Kepala Disdamkar Matan Kukar, Fida Hurasani.
Fida Hurasani mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan tegas dalam memperhatikan sebelum bepergian ataupun mengawasi anak-anak.
“Imbauan kami untuk tetap waspada dan jaga kesiapsiagaan dimanapun berada,” pungkasnya.
Editor: Erwin