Hasil dari Konfercab ini secara resmi PCNU Kukar memiliki ketua baru periode 2025-2030 dengan KH Machroji Anwar terpilih sebagai Rois Syuriah dan KH Muhammad Askin Bahar sebagai Ketua Tanfidziyah.
Sekretaris Pengurus Wilayah NU (PWNU) Kaltim, Abu Bakar Madani mengucapkan selamat atas terpilihnya pemimpin baru PCNU Kukar. Ia berharap pengurus baru dapat meningkatkan komunikasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk berpartisipasi dalam pembangunan.
Selain itu, ia mengarahkan agar pemimpin baru beserta jajarannya dapat mengimplementasikan program kerja dengan baik, baik di tingkat wilayah maupun kecamatan. Tujuannya agar sinergitas seluruh pengurus NU dapat terlaksana dengan optimal.
“Tingkatkan konsolidasi, komunikasi dan kaderisasi di dalam organisasi. Sehingga dengan sendirinya penguatan kaderisasi dan organisais berjalan baik,” ucapnya, Minggu (23/2/2025).
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah, Muhammad Askin Bahar, menyampaikan bahwa target utamanya dalam waktu dekat adalah melengkapi pembentukan pengurus dan ranting yang saat ini masih 50 persen, agar kepengurusan dapat dimaksimalkan.
Selain itu, pihaknya juga akan segera melaksanakan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) di tiga zona berbeda. Langkah ini diambil untuk meningkatkan pemahaman tentang organisasi dan ajaran Islam.
“Agar semua paham pentingnya berorganisasi, sehingga bisa bersinergi dengan pemerintah dalam pembangunan,” ucapnya.
Target jangka panjang, Askin Bahar menyebut bakal mengembangkan generasi di PCNU Kukar supaya bisa berbuat banyak dalam membantu pemerintah, baik legislatif maupun eksekutif.
“Warga kita didorong untuk membantu menjalankan roda pemerintahan sebagaimana mestinya. Kita bantu pengembangan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) di pendidikan formal dan non formal,” tegasnya.
Rois Syuriah KH Machroji Anwar menambahkan bakal membawa organisasi ini untuk senantiasa menjaga kerukunan umat beragama di Kukar. PCNU ingin menjadi solusi bagi warga Kukar dan garda terdepan dalam mengatasi hal-hal yang mengganggu stabilitas daerah.
“Daerah yang aman dan kondusif akan memudahkan dalam membangun ekonomi dan segala halnya lebih mudah dan mengarah pada kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Tak lupa, mengucap terima kasih kepada PCNU Kukar periode 2020-2025 yang telah bekerja dengan begitu luar biasa untuk organisasi dan daerah. Untuk itu, ia menarget pengurus baru harus bisa mempertahankan kerja tersebut, bahkan lebih baik lagi.
“Harus lebih baik dari pada masa yang sebelumnya. Karena masa depan harus ada perubahan tidak boleh berdiam di tempat,” urainya.
Terakhir, Ketua Panitia Konfercab VIII NU Kukar, Rojiin mengatakan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, hingga pelaksanaan ini bisa terlaksana dengan lancar.
“Alhamdulillah lancar kami harap PCNU bisa selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan menjalin kolaborasi apik dengan pemda,” harapnya.
Editor: Erwin