Pemkab Kukar menghadirkan penceramah ternama, Ustaz Derry Sulaiman dalam sebuah acara yang dipadati ribuan jamaah. Para jamaah hadir dengan penuh suka cita, dan turut hadir pula unsur Forkopimda serta tokoh alim ulama. Acara dimulai dengan senandung shalawat Nabi Muhammad SAW yang menggema di Masjid Agung SAMS.
Dalam arahannya, Edi berharap peringatan Isra Mikraj ini dapat semakin mendekatkan hati kepada Allah SWT dan memberikan tambahan wawasan agama bagi umat.
“Semoga Allah SWT senantiasa merahmati seluruh masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara yang Inovatif, Berdaya Saing dan Mandiri dibawah naungan dan ridha Allah SWT,” harap Edi.
Isra Mikraj adalah peristiwa luar biasa yang menjadi mukjizat besar bagi Kerasulan Nabi Muhammad SAW. Peristiwa Isra dan Mikraj yang dialami Nabi Muhammad terjadi dengan ruh dan jasad beliau dalam waktu kurang dari satu malam. Jika dilihat dari perspektif akal dan nalar manusia yang terbatas, peristiwa tersebut tentu tampak irasional atau tidak masuk akal. Namun, hanya dengan keimanan dan ketakwaan yang tinggi, umat Islam dapat menerima kebenaran peristiwa ini. Umat Islam meyakini sepenuhnya bahwa apabila Allah SWT berkehendak, cukup dengan mengatakan “Kun fayakun” (Jadilah, maka terjadilah).
“Sebagai umat Islam sudah sewajarnya kita mengenal lebih dekat junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Semua itu semata-mata untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Dengan demikian kita dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, dapat menjalankan perintahnya dan menjauhi semua larangannya,” ucap Edi.
Sebagaimana yang diketahui bersama peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sarat dengan berbagai peristiwa simbolis. Berbagai bentuk pengalaman spiritual yang dialami oleh Nabi selama perjalanan itu dimaksudkan oleh Allah SWT untuk memperlihatkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagian dari tanda-tanda kebesaran-nya.
“Pengalaman tersebut kemudian disampaikan kepada umatnya termasuk kita ini agar direnungkan dan dipetik hikmahnya, sehingga umatnya termasuk kita yang hadir pada malam hari ini nantinya mampu meraih martabat keimanan dan ketakwaan yang lebih tinggi di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Pada peringatan Isra Mikraj kali ini, Bupati Kukar mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk bersama-sama memantapkan pelaksanaan salat. Ia mengingatkan agar kita berusaha untuk mendirikan salat, bukan sekadar melaksanakannya. Kualitas salat perlu ditingkatkan, sehingga setiap muslim dapat merasakan salat sebagai kebutuhan yang harus dipenuhi, bukan hanya sekadar kewajiban yang harus ditunaikan.
“Sekali lagi saya mengajak, mari kita rajut benang yang kusut, mari kita tingkatkan ukhuwah rasa persaudaraan diantara kita demi menatap masa depan yang lebih cerah, menuju visi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu mewujudkan masyarakat Kutai Kartanegara yang sejahtera dan berbahagia,” tegasnya.
Editor: Erwin