Akibat longsor tersebut, salah satu rumah warga tepatnya bagian dapurnya ludes terdampak longsor, Senin (27/1/2025) subuh.
“Rumahnya Ibu Sri Aminati, dapurnya sudah kena tepatnya sekitar setengah lima subuh tadi,” ungkap salah seorang relawan Redkar Balakarcana Kelurahan Bukit Biru, Nirmala Azis kepada Korankaltim.com, Senin (27/1/2025).
Dia juga menyebutkan, selain rumah Sri Aminarti, tiga rumah lainnya yang juga terancam longsor dan rusak berat adalah kediaman Mihan, Saprudin, dan Marten.
“Empat KK atau empat rumah semuanya tergantung, sehari sebelumnya kami sudah memberikan imbauan kepada Ibu Sri untuk sementara mengungsi dulu daripada membahayakan, ternyata dapurnya kena dan hari ini beliau sudah mengungsi di RT 08 rumah kontrakkan, beliau menyewa,” sebutnya.
Nirmala Azis, yang sebelumnya menjabat sebagai ketua RT, mengakui bahwa kondisi tanah di kawasan ini cukup labil. Bahkan, beberapa hari sebelum terjadinya longsor yang mengakibatkan dapur rumah salah satu warga ludes, banyak pepohonan di kawasan tersebut yang sudah tumbang.
Pihaknya sudah melaporkan kejadian ini kepada instansi terkait, namun hingga kini, perangkat daerah baru memasang spanduk imbauan di lokasi.
“Kemarin itu ada (dinas badan, red) yang datang tapi cuman memasang spanduk itu saja, peringatan tanah longsor gitu saja belum ada tindak lanjut. Harapannya mungkin keluarga itu diselamatkan dulu atau gimana daripada beresiko kan, apalagi yang tempat Mbah Sop (Saprudin) itu istrinya sedang sakit ga bisa kemana-mana,” terangnya.
Hal senada disampaikan oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bukit Biru, Sadino yang mengatakan bahwa di RT 04, lokasi longsor terjadi karena kondisi tanah di belakang rumah warga yang curam. Dari pantauannya langsung, sebenarnya terdapat tiga titik di Bukit Biru yang terancam longsor.
“Tiga titik rawan longsor yaitu di RT 04, RT 08 dan RT 17. Semoga segera ada tindak lanjut dari instansi terkait dan bagi warga yang telah tertimpa musibah ini segera ada penanganan cepat tanggap dari pemerintah,” tegas Sadino
Editor: Erwin