Pencarian intensif dilakukan sejak Sabtu (18/1/2025) dengan penyusuran selama 24 jam dari Desa Sanggulan menuju Desa Bloro. Pencarian membuahkan hasil ketika salah satu warga melihat seorang anak mengapung di perairan dan segera mengabarkan kepada personel terdapat ada tanda-tanda kemunculan bocah tersebut.
Saat diperiksa, bocah kelas 1 SD tersebut ditemukan mengapung pada pukul 14.30 WITA. Orang tuanya pun sangat histeris mengetahui anaknya telah meninggal dunia.
“Anak (ASS) yang telah kita cari selama kurang lebih 3 hari, pada Senin ini telah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa,” ucap Kepala Disdamkar Matan Kukar, Fida Hurasani.
Pihak Disdamkar Matan Kukar bersama tim terkait langsung mengevakuasi dan membawa ke rumah duka.
Editor: Erwin