Terlebih lagi Pemkab Kukar mempunyai program ‘disapa’ yakni digitalisasi pelayanan publik yang mengharuskan semua layanan publik dilakukan percepatan dengan digitalisasi. Kini layanan digitalisasi adminduk dalam beberapa tahun ini sudah cukup mumpuni dilakukan Disdukcapil Kukar. Perekaman dan pencetakan KTP elektronik hingga layanan pembuatan KTP Digital yang dilakukan dengan cara jemput bola ke kecamatan-kecamatan sudah cukup baik.
Tidak hanya untuk adminduk, layanan Disdukcapil juga sangat berguna bagi warga pra sejahtera Kukar yang ingin mendapatkan layanan kesehatan karena KTP el bisa difungsikan untuk Kartu BPJS Kesehatan dan berlaku di rumah sakit dan fasilitas kesehatan (faskes) mana saja yang tersebar di kecamatan-kecamatan.
“Sesuai komitmen Pak bupati bahwa mulai tahun ini warga yang tergolong pra sejahtera berobat di klinik mana pun di rumah sakit atau di faskes mana pun cukup menggunakan KTP elektronik jadi bisa dikatakan semacam BPJS berbasis KTP,” kata Kepala Disdukcapil Kukar Muhamad Iryanto kepada korankaltim.com, Selasa (14/1/2025).
Komitmen ini sejatinya sudah sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yakni program Identitas Tunggal melalui NIK (Nomor Induk Kependudukan). Disebutkan dalam kebijakan tersebut bahwa Warga Negara Indonesia yang terdaftar dan tercatat sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau yang selama ini oleh masyarakat umum disebut BPJS Kesehatan tidak harus menggunakan Kartu JKN KIS. Sejak dua tahun terakhir BPJS Kesehatan tidak lagi mencetak kartu JKN, karena NIK KTP dapat mendeteksi status kepesertaan warga. Sehingga semua warga yang terdaftar sebagai peserta bisa langsung menggunakan KTP, KIA (Kartu Identitas Anak). Untuk warga yang berusia 17 tahun keatas bisa menggunakan KTP, dan untuk warga yang di bawah 17 tahun bisa menggunakan KIA.
“Saat ini layanan kami terus berprogres maju, disamping terus melakukan perekaman pencetakan KTP el juga memberikan layanan KTP Digital yang sudah terakses di ponsel masing-masing warga, dan layanan KTP digital juga terus kami kembangkan,” demikian Iryanto.