Pada kegiatan ini Kepala Dinas (Kadis) PMD Kukar Arianto memaparkan berbagai capaian target kinerja yang telah dilaksanakan diantaranya yakni indeks desa membangun (IDM).
“Kami sangat terharu kantor ini dihadiri para kyai, pejabat semoga keberkahan terlimpahkan di Kantor DPMD. Secara khusus kami sampaikan prosentase status desa berkembang, maju dan mandiri. Pada 2018 Kukar hanya satu desa mandiri, 21 desa sangat tertinggal dan 86 desa tertinggal, kini sudah tidak ada lagi tertinggal dan sangat tertinggal, dan status desa mandiri kita meningkat sebanyak 76 desa,” kata Arianto.
Arianto menyebutkan indikator dari peningkatan status IDM ini ada tiga yakni ketahanan sosial, ketahanan ekonomi dan ketahanan lingkungan. Sejak pertama kali masuk dan diamanahkan memimpin DPMD mulai 2022 bulan Maret silam, hal pertama yang menjadi fokus target kerja dari mantan Camat Muara Wis ini adalah meningkatkan status IDM di Kukar.
“Nanti tahun 2025 bukan IDM lagi tapi indeks desa, dan nanti menjadi enam indikator bukan tiga indikator lagi. Kami berharap mendapat dukungan semua pihak karena peningkatan indeks desa ini menjadi cerminan potret kemajuan Kutai Kartanegara secara keseluruhan,” sebutnya.
Selain program IDM, DPMD juga telah melaksanakan capaian target program Disapa (Digitalisasi pelayanan publik) yakni seluruh proses pencairan keuangan desa dan lainnya semua dilakukan secara online melalui Siskuedes (Sistem Keuangan Desa), Aplikasi Transfer Keuangan Pemerintah (ATKP) Desa, Sipacarkuda (Sistem Pencairan Keuangan Desa) dan E-Dabu (Elektronik Data Badan Usaha).
Kemudian DPMD Kukar juga sukses mengimplementasikan program Aparatur Desa Bahagia dengan mengikutsertakan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.
DPMD juga sukses melaksanakan program Kukar Bebaya yakni bantuan keuangan kepada Rukun Tetangga (RT), program keluarga peduli kesehatan, program pembangunan pertanian berbasis kawasan dan air bersih desa serta program terang kampungku untuk pemenuhan listrik desa 24 jam non stop.
“Dari target 17 titik untuk dilakukan program terang kampungku listrik 24 jam, kita sudah penuhi bahkan kita sudah lakukan di 35 titik,” tegas Arianto.
Editor: Erwin