Safari subuh ke-267 ini diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tokoh alim ulama diantaranya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kukar, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar M Bisyron, Kepala Kantor Kemenag Kukar Nasrun, Imam Besar Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Tenggarong M Taufik dan pimpinan BUMD Kukar dengan disambut hangat kepala DPMD Kukar Arianto beserta jajaran.
Dalam arahannya, Edi Damansyah menginstruksikan agar seluruh OPD melaksanakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Gerakan Etam Mengaji (Gema).
“Tadi saya arahkan agar kepala dinas dan badan itu melaksanakan Perda Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Gerakan Etam Mengaji. Itu harus dilaksanakan diterapkan dengan baik dan kepala dinasnya harus memberikan contoh,” kata Edi kepada Korankaltim.com usai pelaksanaan safari subuh, Senin (30/12/2024) pagi tadi.
Diketahui dalam muatan Perda Nomor 4 Tahun 2021 ini penyelenggaraan program Gema dimaksudkan untuk meningkatkan syiar agama Islam serta membangun karakter masyarakat muslim yang beriman, bertakwa serta menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Penyelenggaraan program Gema juga mewajibkan seluruh instansi pemerintahan yakni dinas dan badan mengawali aktifitas pagi dengan membaca kitab suci dari agamanya masing-masing para ASN.
“Ya kan waktunya antara satu jam sampai dua jam dan di Perda-nya ada diatur setiap hari, yang non muslim membaca kitab sesuai dengan keyakinan masing-masing,” tegasnya.
Untuk penguatan program ini, Pemkab Kukar juga telah melaksanakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat OPD dan para ASN juga diharapkan menjadi pelopor dari implementasi Perda bagi seluruh masyarakat Kukar.
“Ini harus dilaksanakan dan kita akui memang ada resistensi, misal ada selentingan di kantor ini kami kerja ngapai kami disuruh ngaji, orangnya itu jua yang mempersoalkan dan itu-itu saja orangnya, oknum yang begini orangnya segelintir saja masih banyak yang baik-baik jadi kita yang banyak ini jangan kalah sama yang segelintir tadi,” ujar Edi
Selain melaksanakan MTQ tingkat OPD, dalam pelaksanaan seleksi terbuka untuk mengisi pejabat tinggi di dinas dan badan, Pemkab Kukar dibawah komando Bupati dan Sekda juga memberlakukan test mengaji bagi calon pejabat eselon II yang akan dipromosikan menduduki pucuk pimpinan.
“Jadi tolong ini dijabarkan dengan baik, karena ini salah satu kita melakukan perbaikan supaya Perda 4 tahun 2021 ini terlaksana, saya tegaskan lagi ini bukan kemauan Edi Damansyah, tapi ini upaya kita bersama agar berjalannya kinerja di OPD berjalan optimal ketika diawali dengan spiritual yang kuat, tolong etam yang jumlah besar ini jangan kalah dengan yang segelintir,” tukas Edi.
Editor: Erwin