GPM merupakan gerakan solutif dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar yang diturunkan kepada Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar guna menekan angka inflasi.
Dalam suasananya banyak sekali masyarakat yang mendatangi stand demi stand, guna mengantri bahan pokok berupa beras, minyak hingga gula yang dijual dengan harga terjangkau.
Bupati Kukar Edi Damansyah membuka acara tersebut sekaligus mendatangi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta melihat ketersediaan Badan Urusan Logistik (Bulog) yakni beras.
“Terkait dengan pengendalian inflasi pemkab konsisten dalam melaksanakannya dan roadmap di Kukar harus bersinergi dengan Pemprov Kaltim baik tugas hingga evaluasi, tugas ini harus dilaksanakan karena tidak langsung turun dari langit,” ucap Edi kepada Korankaltim.com disela kegiatan tersebut.
Kukar terbagi menjadi tiga zona yang masing-masing daerah memiliki karakteristik, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) hendaknya dapat melihat terkait pasokan ketersediaan pangan.
“Rantai distribusi terkendali bukan hanya tugas satu-satunya, terkait daya beli masyarakat juga harus stabil dalam menjaga ketersediaan dengn baik,” ucapnya.
Pemkab Kukar terus menunjukkan komitmennya untuk menjadikan kabupaten tersebut lumbung pangan Kaltim, terbukti gerakan pangan yang dilakukan Kodim 0906 Kukar yakni TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang bertempat di Kecamatan Tenggarong Seberang serta akan disusul Polres Kukar yang nantinya akan menggerakan karya bakti berbasis pertanian.
Editor: Aspian Nur