Mulai dari fasilitas umum, bangunan rumah hingga pohon terimbas terjangan hujan dan angin deras tersebut yang berimbas pula pada kemacetan lalu lintas.
Data yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara menyebutkan beberapa kondisi yang terjadi di lapangan saat hujan deras dan angin kencang menerjang. Di halaman parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit di Jalan Ratu Agung Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, dua motor mengalami kerusakan karena tertimpa pohon tumbang.
“Ada dua kendaraan roda dua rusak karena tertimpa pohon saat hujan deras kemarin,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Logistik BPBD Kukar Abdal kepada Korankaltim.com Jumat (25/10/2024) pagi ini. "Kami saat kejadian menurunkan 11 personel untuk mengevakuasi beberapa tempat yang terjadi pohon tumbang," tambahnya.
BPBD Kutai Kartanegara menyebar personel dibeberapa titik seperti di Kilometer 2 dan Kilometer 4 Jalan Poros Tenggarong – Samarinda serta area parkir RSUD AM Parikesit Tenggarong, sebab diwaktu yang bersamaan saat hujan deras dan berangin beberapa pohon tumbang ke jalan.
“Para personel di lokasi langsung memangkas pohon tumbang agar tak menghalangi jalan,” tuturnya.
Proses tersebut berlangsung sekitar 3 jam BPBD menurunkan unit mobil double cabin, mesin chainsaw empat buah dan parang untuk memotong pohon.
Di tepi sungai kawasan Tenggarong dan Tenggarong Seberang juga terjadi musibah atap rumah warga yang roboh karena tiupan angin kencang dan menimpa kabel listrik. Tak hanya di tepi sungai, insiden serupa juga terjadi pada bangunan rumah warga yang berada di tepi jalan utama.
Sementara di Gedung Putri Karang Melenu beberapa kaca gedung pecah karena kuatnya terjangan angin dan hujan.
Di Taman Kota Raja kawasan Kota Tenggarong yang juga berada di tepi Sungai Mahakam, kaca dari beberapa ornament di kawasan tersebut pecah dan berjatuhan ke lantai, ada juga pohon tumbang bahkan pagar pembatas di tepi sungai rubuh.
BPBD Kutai Kartanegara mengimbau masyarakat saat terjadi hujan disertai dengan angin kencang untuk meningkatkan kewaspadaan terutama ketika melintas dijalan yang terdapat banyak pepohonan, begitu juga masyarakat dipemukiman agar dapat waspada jika ada pepohonan disekitar tempat tinggal.
“Kami juga mengimbau untuk masyrakat sekitar yang rumahnya terdapat di lereng gunung, agar ketika cuaca hujan dan berangin agar kiranya menepi ke tempat yang lebih aman,” pungkas Abdal.
Editor: Aspian Nur