Pembukaan pembekalan kegiatan ini dilakukan langsung Plt Kepala Distransnaker Kukar, M Hatta. Dirinya mengatakan pembekalan keterampilan baik tata boga maupun menjahit ini sebagai wujud kepedulian pemerintah kabupaten Kukar konsen dalam penanggulangan angka kemiskinan dan meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat.
"Ini wujud program dedikasi pak Bupati Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendi Solihin yang bermuara meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat, tidak hanya memberikan pembekalan pelatihan juga diberikan sarana prasarana peralatan untuk menunjang bidang usaha yang digelutinya baik tata boga maupun menjahit," kata Hatta kepada korankaltim.com, Jumat (23/8/2024).
Dijelaskan Hatta untuk kegiatan di Kecamatan Muara Badak dilakukan Jumat, (23/8/2024) dengan diikuti 15 orang peserta untuk menjahit dan 10 orang peserta bidang tata boga.
"Para peserta terdiri dari warga tiga desa yaitu Desa Gas Alam, Desa Tanjung Limau dan Desa Badak Baru," jelasnya.
Hatta menegaskan realisasi pembekalan tata boga dan menjahit di Muara Badak dan Samboja Barat ini merupakan kegiatan pelayanan antar kerja dari sub kegiatan perluasan kesempatan kerja.
Untuk kegiatan di Samboja Barat telah berlangsung, Selasa (20/8/2024) dengan jumlah total peserta sebanyak 30 orang terdiri
15 orang tata boga dan 15 orang menjahit. Para peserta di Kecamatan Samboja Barat ini terdiri dari warga Kelurahan Margomulyo, Kelurahan Karya Merdeka, Kelurahan Bukit Merdeka, Kelurahan Amborawang Laut, Kelurahan Argosari, Kelurahan Salok Api Darat, dan Desa Tani Bakti.
"Untuk bantuan tata boga masing-masing orang mendapatkan kompor gas, tabung gas regulator gas, mixer, oven, seller untuk packing kemasan makanan, sedangkan untuk menjahit berupa mesin jahit masing-masing orang satu lengkap dengan perlengkapan menjahit dan mesin obras untuk dijadikan barang bersama," tegasnya. (*)