Usai meresmikan dan melakukan tanda tangan, Edi berharap rumah sakit yang menjadi andalan pelayanan kesehatan di Kukar itu bisa terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Kembangkan dan tingkatkan pelayanan kesehatan kemudian kualitas tenaga medis lebih ditingkatkan lagi," kata Edi.
Kegiatan ini dihadiri seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) unsur Forkopimda, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar, MUI Kukar, tokoh masyarakat, alim ulama dan jajaran tenaga medis RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang.
Direktur RSUD AMP Martina Yulianti menambahkan, dengan adanya gedung baru ini mereka sebagai pelaksana layanan akan berjuang terus untuk memperbaiki dari sisi non fisik yaitu dari sisi peningkatan kapasitas SDM kemudian dari sisi pelayanan prima.
"Supaya layanan RSUD Aji Muhammad Parikesit itu menjadi paripurna, bagus dan unggul secara fasilitas dan prima secara pelayanannya," kata Yuli.
Meskipun baru diresmikan secara simbolis pada hari ini, layanan bidang kesehatan telah dilakukan RSUD AM Parikesit di gedung barunya sejak Mei lalu dan melakukan perpindahan secara parsial. Namun terkini perpindahan fasilitas dan layanan secara parsial dari gedung lama ke gedung baru sudah hampir rampung 100 persen.
"Pekan depan akan full ditempati, sudah akan pindah ruang intensif dan ruang operasi. Kalau ruang operasinya ada 10, itu harapannya bisa memaksimalkan dalam 24 jam itu layanan operasinya tidak hanya dalam jam kerja saja, ruang intensif nya itu sekitar 40 dan harapannya ya bisa mencukupi lah ya mudahan bisa memenuhi kebutuhan," sebut Yuli lagi.
Editor: Aspian Nur