Bersamaan dengan pelepasan keberangkatan 75 warga Kukar berangkat kerja ke Konawe Sulawesi Tenggara diterima di perusahaan nikel nasional PT Graha Prima Energy (GPE), Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar juga memberangkatkan 40 warga asli Kukar untuk ikut pelatihan kerja khusus mekanik alat berat di Kota Balikpapan, Senin (5/8/2024).
"Dua angkatan sebanyak 40 orang dan ini kita memakai (merekrut, red) dari DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) 12 orang, di antaranya sesuai anjuran Bappeda itu kan 30 persen dari total jumlah, ini upaya kita mengurangi angka pengangguran yang ada di Kutai Kartanegara terkait kemiskinan," kata Plt Kepala Distransnaker Kukar, M Hatta saat dikonfirmasi korankaltim.com, Selasa (6/8/2024).
Hatta menyatakan pihaknya sepakat dengan arahan Bupati Kukar Edi Damansyah dalam mempersiapkan tenaga kerja Kukar siap pakai adalah dengan mekanisme memberikan pendidikan dan pelatihan dulu baru dipromosikan ke perusahaan untuk magang dan pada akhirnya diterima kerja.
"Kalau kita rekrut latih dulu baru bekerja itu sesuai arahan Bupati, itulah yang benar, karena kalau sudah kita latih anak-anak ini sudah siap di dunia kerja, kalau belum kita latih ini kita agak sulit memasarkannya rata-rata perusahaan itu butuh yang punya skill, minimal yang punya sertifikasi kan kita rata-rata sertifikasi pelatihan kerja yang diberikan adalah sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) itu yang diminta perusahaan," ungkapnya.
Dijelaskan Hatta, 75 orang yang berangkat kerja ke Konawe, sebelumnya sudah diberikan pelatihan mengoperasikan dump truck (DT) itu dua pekan ditambah dengan magang selama tiga bulan.
"Makanya kawan-kawan itu siap pakai semua, perusahaan pun dalam rangka seleksinya ini ketat karena perusahaan kan menggunakan DT Volvo alat-alatnya canggih," demikian Hatta.
Editor: Supiansyah