Dari informasi yang dihimpun Korankaltim.com Senin (3/6/2024) hari ini, tugboat bernama lambung Berau Coal 7 tersebut empat hari ini terjebak di perairan Desa Selerong.
Sekretaris Desa (Sekdes) Selerong Mustakim menjelaskan, upaya evakuasi dan melepaskan kapal tugboat yang tersangkut di perairan Sungai Mahakam ini sudah dilakukan sebelumnya namun tidak kunjung berhasil karena tongkang atau ponton dalam keadaan bermuatan penuh.
"Tersangkut di sungai sudah empat harian, karena di daerah situ ada hamparan batu besar yang memanjang sampai ke tengah mahakam, sudah berapa hari ini diusahakan ditarik dengan tugboat, tapi belum bisa juga," kata Mustakim kepada Korankaltim.com, Senin (4/6/2024).
Bagi warga Desa Selerong, kawasan Sungai Mahakam tempat tersangkutnya tongkang batu bara tersebut memang terkenal dengan adanya batu besar memanjang dari pinggir ke arah tengah sungai.
"Kemarin lima tugboat yang narik, tapi tidak bergerak sama sekali. Biasanya kalau air Sungai Mahakam agak surut, bisa jalan diatas batu itu sampai ke tengah Sungai Mahakam," ungkapnya.
Mustakim berharap kapal yang tersangkut bisa segera dievakuasi dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan baik oleh awak kapal maupun masyarakat Desa Selerong. "Semoga saja bisa segera terlepas dan bisa kembali berlayar, kasihan awak kapal yang bertugas dan semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," tutup Mustakim.
Editor: Aspian Nur