yaitu Kecamatan Kota Bangun, Kota Bangun Darat, Samboja Barat dan Kecamatan Muara Badak.
“Kegiatan ini dilakukan secara bergiliran di 20 kecamatan se-Kukar, menyasar Sekolah Dasar sebagai upaya bersama peran dalam pencegahan stunting atau gizi buruk di Kukar,” kata Kepala Disketapang Kukar Sutikno
kepada Korankaltim.com, Jumat (3/1/2024) pagi tadi.
Disketapang Kukar berkeliling mensosialisasikan Gerimis dan Makan Telur ini dengan membagikan paket susu telur dan makan serta minum bersama dengan anak-anak di sekolah.
Kegiatan ini sejak tahun lalu terus didukung oleh pemerintah kecamatan setempat dan sekolah-sekolah dasar yang dikunjungi
"Kegiatan ini minimal bisa dua bulan sekali terutama kepada anak-anak sekolah yang tentu masih membutuhkan tambahan-tambahan gizi," paparnya.
Meskipun terus dilakukan sosialisasi oleh pemerintah kabupaten dan jajaran lembaga pendidikan berkoordinasi dengan instansi bidang kesehatan di masing-masing wilayah kecamatan, Sutikno tetap mengimbau kepada orangtua untuk selalu memperhatikan asupan gizi anak melalui makan telur dan minum susu di rumah. Sosialisasi ini juga sebagai wujud aksi cegah stunting dengan gerakan gemar minum susu dan makan telur dalam rangka pemenuhan gizi agar kecerdasan anak meningkat.
“Jadi pada aksi cegah stunting, Disketapang kolaborasi dengan UPTD Disdikbud Kecamatan, Puskesmas setempat dengan membagikan paket susu UHT full cream, susu bubuk dan telur mentah serta tumbler, untuk susu kemasan kecil dan telur rebus kita konsumsi secara bersama-sama di sekolah-sekolah bersama anak-anak,” ucap Sutikno.
Editor Aspian Nur