Di Desa Loh Sumber Kecamatan Loa Kulu, Maruli mengatakan sangat bahagia melihat jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bisa berdiskusi dan menciptakan project dalam pengembangan sektor pertanian. "Baru kali ini saya temui, mudah-mudahan ini bisa berkembang terus dan jadi contoh bagi tempat-tempat lainnya," harap Maruli.
Pengembangan sektor pertanian tersebut bukan tidak mungkin bisa membuka dunia usaha lainnya karena produksi pertanian yang dihasilkan pasti akan berdampak pada sektor lain. Apalagi dalam mendukung peran serta Kabupaten Kukar menjadi mitra dan penyokong keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Sangat vital (sektor pertanian), sehingga harus dipersiapkan dengan baik. Khususnya terkait ketersediaan air, mengingat sekarang ini seluruh belahan dunia juga sedang mengalami perubahan musim yang cukup kacau," sebut Maruli.
Usai meresmikan sumur bor yang dikombinasikan dengan panel tenaga surya KSAD bersama Pj Gubernur Akmal Malik dan rombongan lainnya melakukan penanaman padi secara simbolis. Harapannya padi yang ditanam ini nantinya bisa terpelihara dengan baik sampai saatnya dipanen.
Untuk diketahui, ada sekitar 89 titik yang nantinya akan dibangun sarana pengairan pertanian berupa sumur bor. Diharapkan dengan adanya sumur bor ini maka pengairan di sawah yang ada di Kabupaten Kukar bisa terpenuhi. Karena, rata-rata areal persawahan di Kabupaten Kukar masih menggunakan sistem tadah hujan.
Editor: Aspian Nur