Kepala Dinsos Kukar Hamly mengatakan, realisasi bantuan kendaraan roda dua ini merupakan beberapa program dari Bupati Kukar Edi Damansyah yang mereka akomodir terkait dengan pembinaan mitra kerja pemerintah yang bekerja di lapangan.
“Di APBD Perubahan kami menganggarkan roda dua operasional para pendamping PKH dengan jumlahnya 84 unit sudah dibagikan semua, yang Tagana ada 11 unit,” ujar Hamly kepada Korankaltim.com Kamis (14/12/2023).
Keperluan operasional relawan Tagana sebenarnya 24 unit tapi karena kemampuan keuangan sehingga direalisasikan baru 11 unit. Dinsos berharap sisanya dilakukan secara bertahap dan diupayakan tahun depan bisa terpenuhi.
“Insya Allah di tahun depan akan direalisasikan lagi, hari ini dibagikan simbolis bupati di Tenggarong Seberang sebanyak lima unit,” jelas Hamly lagi.
Pemberian bantuan kendaraan operasional ini tujuannya adalah untuk memberikan apresiasi dan dukungan kalau pemerintah itu benar-benar hadir kepada mitra kerja yang ada di lapangan. Untuk pendamping PKH itu terkait dengan program bantuan-bantuan sosial yang ada di tingkat desa, kecamatan sampai dengan kabupaten untuk mendampingi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Untuk pendamping PKH itu memperlancar kerja mereka kalau ada yang bermasalah kalau ada verifikasi dan validasi serta sebagainya, sedangkan Tagana ini untuk kebencanaan ini masih sangat kurang bagi kita karena volume bencana itu makin tahun makin meningkat dan insya Allah mudah-mudahan dengan anggaran Kabupaten Kutai Kartanegara yang cukup baik ini bisa mengakomodir semuanya,” ucap Hamly.
Editor: Aspian Nur