Jasad tersebut diketahui bernama Yunus Batu (55) yang merupakan adik dari salah seorang warga RT 30 Kelurahan Melayu. Jasad korban ini ditemukan oleh kakaknya sendiri, Markus Paboto (60) sekitar pukul 15.30 WITA.
"Korban diduga mengakhiri hidup dengan gantung diri di rumah kakaknya," kata Kapolres Kukar, AKBP Hari Rosena melalui Kapolsek Tenggarong, AKP Sukardi.
Diuraikannya, berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi korban saat itu sedang sendiri di rumah, sebab sang kakak sedang pergi ke acara pemakaman salah satu kerabatnya di Kelurahan Jahab sejak pukul 08.00 WITA.
Usai pemakaman, kakak korban langsung pulang ke rumah dan memanggil adiknya, namun tidak ada jawaban. Kakaknya pun mencari di dalam rumah dan sekitar rumah. Saat mencari ke arah belakang rumah dirinya terkejut melihat sang adik sudah membujur kaku dengan tali nilon yang melingkar di lehernya.
"Kejadian ini langsung dilaporkan kepada Polsek Tenggarong yang langsung menuju lokasi kejadian," ujarnya.
Berdasarkan keterangan dari sang kakak, korban memang tinggal di rumah tersebut untuk sementara waktu karena sedang berobat dari penyakit prostat yang telah lama dideritanya. "Beberapa hari lalu, korban sempat mengeluh kepada kakaknya karena penyakitnya tidak kunjung sembuh setelah dioperasi," imbuhnya.
Usai dilakukan identifikasi oleh pihak kepolisian, jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit A.M Parikesit. Selanjutnya mayat korban langsung dibawa oleh pihak keluarga dan dibawa kerumah duka untuk dimakamkan.
Bagi Anda yang mengalami depresi dan kecenderungan pemikiran bunuh diri, segera berkonsultasi dengan psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental terdekat.
Editor: Maruly Zainuddin