Materi pelatihan meliputi pengenalan keamanan dan swakarsa, hukum dan etika, komunikasi efektif, pemantauan dan pengamatan, penanganan konflik, pertolongan pertama, teknik patroli dan keamanan wilayah, pengendalian akses, pengetahuan tentang keamanan fisik dan pelaporan kejadian
Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Kartanegara M Hatta menjelaskan, pelatihan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan keamanan, ketertiban dan keselamatan di lingkungan instansi pemerintahan dan OPD serta meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para security di lingkungan instansi pemerintahan dan OPD.
"Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para security di lingkungan instansi pemerintahan dan OPD. Hal ini untuk menjamin keamanan dan keselamatan aset dan personel di lingkungan instansi tersebut," kata Hatta kepada korankaltim.com, Jumat (24/11/2023).
Diharapkan peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperolehnya untuk instansi dan OPD-nya tempat bertugas. “Diantaranya beretika dalam menerima tamu dimana seorang security harus menyapa tamu dengan ramah dan sopan, menanyakan maksud dan tujuan kedatangan tamu, memeriksa identitas tamu dan memberikan informasi yang dibutuhkan,” tegas Hatta.
Editor: Aspian Nur