"Kami menerima laporan pada Minggu (1/10/2023) sekitar pukul 21.20 WITA adanya kecelakaan kapal perahu ketinting yang menyebabkan satu orang hilang. Tim langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Balikpapan, Melkianus Kotta melalui Kasi Operasi Basarnas Kaltim, Basri.
Kejadian bermula pada Minggu (1/10/2023) sekitar pukul 12.30 WITA. Saat itu perahu ketinting yang memuat lima orang berangkat dari tambak milik Ansar yang berada di Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kukar.
Rencananya perahu ini akan menuju Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran Kota Samarinda dan sekitar pukul 15.00 WITA melintas di perairan Sungai Mahakam tepatnya perairan Muara Sangasanga, Kecamatan Sangasanga, Kukar.
Saat diperjalanan, perahu ketinting diketahui dihantam gelombang pada lambung kiri dan kemudian kembali dihantam pada lambung bagian kanan. Kondisi ini mengakibatkan air masuk ke dalam perahu ketinting sehingga menyebabkan perahu tenggelam.
Saat perahu tenggelam, para korban berusaha menyelamatkan diri sebelum akhirnya datang dua unit perahu ketinting untuk menolong. Empat korban berhasil diselamatkan, sementara satu korban bernama Slamet Surono (55) hilang dan belum ditemukan. "Tim yang dikerahkan langsung berkoordinasi dengan pihak berwenang dan keluarga korban. Pencarian kemudian dilanjutkan pada Senin (2/10/2023) pagi ini," tambahnya.
Tim gabungan dari berbagai unsur yang ada di lokasi kejadian kemudian membagi tim menjadi dua bagian. Pencarian dilakukan dengan menyisir lokasi kejadian menggunakan perahu karet sejauh 3 Nautikal Mil ke arah hilir.
Editor: Maruly Zainuddin