"Kami berangkat ke Muara Kaman membawa sembako dan pakaian untuk disumbangkan kepada mereka yang terdampak musibah kebakaran," kata Perwakilan Feroza Indonesia Kaltim, Chandra kepada Korankaltim.com, Senin (11/9/2023) pagi ini.
Atas nama perwakilan komunitas, Chandra berharap apa yang telah diserahkan ini setidaknya bisa mengurangi beban dan derita yang saat ini dirasakan oleh warga RT 007 Desa Muara Kaman Ulu dampak dari musibah kebakaran yang terjadi Rabu (6/9/2023) sekira pukul 16.00 WITA tersebut.
"Mungkin bantuan yang kami serahkan tidak seberapa, namun setidaknya bisa sedikit mengurangi beban mereka di Muara Kaman Ulu, semoga bisa bermanfaat dan kegiatan bakti sosial ini semakin memperkuat dan mempererat jalinan silaturahmi antar sesama member Feroza Indonesia Kaltim juga antar member dengan masyarakat luas," harapnya.
Kepala Desa Muara Kaman Ulu Hendra mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diserahkan oleh para donatur baik secara fisik berupa barang maupun nominal uang. Bagi yang berhalangan tidak bisa langsung menyerahkan langsung ke posko donasi yang terletak di RT.009, bisa transfer ke rekening BPD Kaltimtara : 0042486761 atas nama Karang Taruna Mulawarman.
"Atas nama warga dan pemerintah Muara Kaman Ulu kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada donatur yang telah menyumbangkan menyisihkan rezekinya, bagi yang ingin transfer bisa di rekening yang sudah tertera dan dikonfirmasikan ke kontak person kami, 08134968520 Riza, 082220765427 Rahman dan 082216186343 Rendi. Semoga musibah ini untuk kali terakhir dan Etam seberataan dilindungi dari bala bencana musibah apapun, aamiin," harap Hendra.
Diketahui pada musibah kebakaran itu belasan bangunan rumah warga di RT 06 dan 07 Desa Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman jadi arang. Api dapat dipadamkan sekira pukul 17.45 WITA dan data yang dihimpun dari Kecamatan Muara Kaman, ada 1 rumah di RT 06 yang hangus tak tersisa. Rumah tersebut ditinggali oleb 3 kepala keluarga dengan 7 jiwa. Sementara di RT 07 kondisinya lebih memprihatinkan. Terdapat 18 rumah dengan 18 kepala keluarga dan 72 jiwa yang harus kehilangan tempat tinggal. Total ada 88 jiwa dari 21 kepala keluarga (KK), yang rumah dan harta bendanya ludes terbakar.
Editor: Aspian Nur