Razia dilakukan di Jalur Poros Tenggarong Seberang – Samarinda dan hal ini sesuai dengan kewenangannya pada jalan kabupaten.
Kepada Korankaltim.com Rabu(30/8/2023) pagi ini, Kepala Dishub Kutai Kartanegara Ahmad Junaidi didampingi Kepala Seksi Bimbingan Keselamatan Bidang Pengendalian Operasional (Bimkes Dalops) Abror Sungudi menjelaskan, saat Razia banyak kendaraan yang tidak di lengkapi dengan surat-surat kendaraan seperti STNK, SIM, maupun bukti lulus uji berkala atau Kir.
"Ada juga kendaraan yang disinyalir masih melanggar peraturan ODOL (Over Deminsion dan Over Loading)," jelas Abror.
Disamping melaksanakan Gakkum pada ruas jalan kabupaten Senin (28/8/2023) dan Selasa (29/8/2023) lalu tersebut, Dishub juga melaksanakan Razia di jalan provinsi yang masih dalam wilayah Kutai Kartanegara Bersama Dishub Kalimantan Timur, tepatnya di jalan poros Samarinda – Sebulu, tepatnya di Desa Kertabuana Kecamatan Tenggarong Seberang.
Penimbangan terhadap kendaraan angkutan barang juga dilakukan saat itu untuk mengetahui seberapa berat beban muatan kendaraan yang melewati jalan tersebut sesuai yang telah ditentukan.
"Ada sekitar 155 unit kendaraan dan kurang lebih 45 unit kendaraan terbukti melanggar tidak dilengkapi dengan SIM, STNK belum diperpanjang maupun tidak bisa menunjuk bukti lulus uji berkala yang masih berlaku. Dan bagi para pengemudi yang terbukti melanggar maka diadakan penindakan penilangan oleh Satlantas Polres Kukar," papar Abror.
Dari hasil kegiatan ini menunjukan masih banyak sekali pengemudi kendaraan bermotor khususnya angkutan yang tidak mematuhi peraturan berlaku berdasarkan UU 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.
Diharapkan kesadaran masyarakat terutama pengemudi kendaraan kian tinggi dengan adanya Razia ini karena pentinganya melengkapi surat-surat kendaraannya.
"Terutama sekali kewajiban untuk melaksanakan uji berkala Kir untuk menciptakan keamanan kesalamatan serta kenyamanan di jalan baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, sesama pengguna lalu lintas dijalan. Kegiatan ini akan terus kami laksanakan di dalam wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara," tutup Abror.
Editor: Aspian Nur