Edi Damansyah pun mengucapkan terima kasih kepada ketua, wakil ketua dan anggota DPRD karena APBD Perubahan 2023 bisa selesai dengan tepat waktu.
Fokus pekerjaan yang menjadi konsentrasi pemkab adalah masih tidak terlepas dari penyelesaian konektivitas infrastruktur jalan, infrastruktur pertanian, infrastruktur Pendidikan dan juga fokus pada penanganan kemiskinan dan stunting.
"Karena itu memang sudah menjadi target di RPJMD Kutai Kartanegara. Tinggal tantangannya juga tidak mudah, tapi saya optimis karena ada tambahan pendapatan, khususnya bagi hasil di sektor migas dan bahan galian sehingga yang ditetapkan ini menjadi 11,8 triliun," kata Edi saat dikonfirmasi ulang Korankaltim.com, Selasa (29/8/2023).
Besaran Rp11,8 Triliun itu tidak terlepas dari tambahan pendapatan, meskipun baru berdasarkan kepada asumsi yang disampaikan kementerian keuangan.
"Tetapi kita berdoa dan upaya keras untuk berkoordinasi, sehingga realisasinya juga diharapkan sesuai dengan yang ditetapkan berkaitan dengan hak Kukar, bagi hasil itu," papar Edi.
Agar realisasi anggaran ini maksimal pihaknya siap melakukan pengawalan dan menyadari APBD Perubahan ini waktunya cukup pendek.
Hanya tiga bulan efektif pekerjaannya, sehingga dari sekarang beberapa OPD teknis melalui koordinasi sekretaris daerah sudah memulai proses administrasi dan beberapa tahapan. "Kami juga minta dikawal media dan masyarakat supaya kebijakan yang kami lakukan bersama DPRD ini ditatanan eksekusi pelaksanaannya berjalan sesuai rencana. Harapan kami tidak ada yang terlambat pekerjaan, kalau lambat kami jewer kupingnya," tegas Edi.
Editor: Aspian Nur