Mayat tersebut diketahui bernama Pandu (72) warga Dusun Tani Jaya Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan yang sempat dicari oleh pihak keluarganya. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban memang punya penyakit pikun alias pelupa dan selama sebulan terakhir tidak diketahui keberadaannya. Pihak keluarga juga sudah mencari dan menyebarkan info melalui media sosial. Namun memang belum ada melaporkan kehilangan ini ke pihak kepolisian.
"Saat ada kabar penemuan mayat, keluarga korban merasa itu adalah orang tuanya. Sehingga langsung menuju lokasi penemuan," kata Kapolsek Loa Janan, AKP Andi Wahyudi saat dikonfirmasi Sabtu (19/8/2023).
Pada waktu ditemukan di lokasi, anak korban merasa yakin itu orang tuanya. Namun disarankan oleh pihak kepolisian agar bisa ikut ke RSUD IA Moeis untuk dapat memastikan lebih lanjut. Sebab, saat ditemukan di lokasi hanya tersisa tulang-belulang. "Iya seperti itu kondisinya (sisa tulang). Untuk lokasi penemuan merupakan bekas air pembuangan perusahaan pertambangan tapi masih aktif," ujarnya.
Pihak keluarga menerima kondisi jenazah setelah memastikan identitas berdasarkan hasil pemeriksaan di rumah sakit. Kemudian jenazah langsung dibawa pulang untuk dikebumikan pada Sabtu (19/8/2023) sekitar pukul 02.00 WITA.
Editor: Maruly Zainuddin