Sekretaris Disketapang Kutai Kartanegara Ananias mengatakan, mereka bersyukur pada ajang itu berhasul meraih penghargaan dari 2 kategori yang dilombakan, yaitu kategori kreasi menu sarapan B2SA untuk ibu hamil meraih penghargaan juara harapan II, sedangkan kategori kreasi menu sarapan B2SA bekal anak sekolah remaja putri usia 12 tahun juara III.
Selain dua penghargaan tadi, mereka juga berhasil meraih predikat terbaik kedua untuk capain kinerja berdasarkan pertumbuhan skor pola pangan harapan (PPH) konsumsi tahun 2018-2022. Penghargaan ini diterima secara simbolis oleh Ananias
“Kami dapat penghargaan terbaik kedua untuk pencapaian peningkatan skor pola pangan harapan, itu dinilai dari 2018 sampai Tahun 2022 skor pola pangan harapan kita selalu mengalami peningkatan,” kata Ananias kepada korankaltim.com, Minggu (13/8/2023).
Idealnya skor PPH ini nilainya 100, selama 2018 hingga 2022 Kukar terus mengalami peningkatan dari 80, 81 dan terakhir di nilai 84. Penilaian ini berdasarkan dari data nasional oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan melakukan survei ke lapangan terkait dengan pola konsumsi rata-rata masyarakat Kukar.
Konsumsi karbohidratnya, padi-padian kemudian konsumsi sayur mayur, buah-buahan, konsumsi pangan hewani, semuanya di data dan dilakukan penilaian.
Dari data yang mereka peroleh itu ada aplikasi yang nanti untuk menghitung skoring kita, kalau semuanya ideal itu nilainya 100. “Kami masih kurang di sayur dan buah-buahan karena masyarakat lebih banyak konsumsi beras, secara berproses pelan-pelan kami melakukan pembinaan pola konsumsi sehingga masyarakat sudah mulai sadar bahwa kita selama ini kebanyakan makan nasi, harus kita tambahin di sayur dan buahnya,” tegas Ananias.
Editor Aspian Nur