Api y membakar hamparan lahan gambut seluas 10 hektare diketahui terjadi sejak Kamis (10/8/2023) malam dan sempat padam pada Jumat (11/8/2023) sore hari.
Namun, menjelang malam hari api kembali membesar dan membakar hamparan lahan gambut walau masih jauh dari tempat permukiman warga.
"Benar, api kembali menyala walau tadi sempat padam sebagian," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kukar, Abdal saat dikonfirmasi malam ini.
Sebelumnya dari lima titik api yang terdeteksi berdampingan, dua diantaranya sudah padam sedangkan tiga titik api lainnya masih belum padam dan sulit dijangkau oleh tim gabungan.
"Diperkirakan api kembali menyala dan membesar karena angin kencang, lokasinya juga berupa tanah datar menyerupai danau," bebernya.
Mengingat lokasi titik api yang sulit dijangkau, tim gabungan yang ada di posko penanganan saat ini sedang berkoordinasi untuk bisa menjangkau titik api tersebut.
"Rencananya akan membawa peralatan manual sambil mencari titik air di sekitar area juga melakukan penyekatan agar api tidak meluas. Ini hanya bisa dilakukan besok pagi karena kondisi sudah malam dan harus melewati sungai serta berjalan kaki sekitar 3-4 kilometer atau mungkin lebih," pungkas Abdal.
Editor Aspian Nur