FGD Wilayah Ulu ini terdiri dari Cabang Ranting Kota Bangun, Muara Muntai, Muara Kaman, Pela Baru, Jantur, Muara Wis, Kembang Janggut, Kahala, Kota Bangun Seberang, Tabang, Perian dan Lebak Cilong.
Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Suparno yang memimpin FGD ini mengatakan, apa yang dilakukan hari ini bagian dari akselerasi bagaimana pencapaian kinerja 2023.
"Alhamdulillah semester pertama kami lalui kemudian diidentifikasi apa yang menyebabkan kendala dan apa yang terjadi di masing-masing cabang dan ranting, saat ini kami sama-sama satukan data,” kata Suparno didampingi Kasubag Humas Perumda Tirta Mahakam Wahono kepada Korankaltim.com disela FGD hari ini.
Paparan disampaikan dalam FGD adalah persoalan yang harus diperbaiki serta direvisi bersama-sama lagi semua lini semua tingkatan yang ada di cabang dan ranting. Sehingga apa yang menjadi standarisasi dari operasionalnya bisa terpenuhi.
Terutama tidak kalah pentingnya kegiatan ini bertujuan bagaimana mindset perubahan yakni era kerjanya kolaborasi. "Perubahan itu pertama dari diri sendiri, saya tidak bisa bekerja sendiri kerja harus berkolaborasi, kemudian dari birokrasi berubah menjadi korporasi, karena perubahan nama dari PDAM menjadi Perumda ini sangat besar sekali untuk kita tunjukkan kinerja yang mengalami percepatan,” jelasnya.
Langkah percepatan ini adalah transformasi, sehingga apapun yang dilakukan hari ini untuk menuju ke perubahan, sehingga hal ini harus disepakati bersama, karena tuntutan masyarakat berharap agar bagaimana Perumda ini lebih maju lebih baik itu yang harus dilakukan.
"Melalui FGD ini kami bersepakat harus membenahi dari internal dulu baru eksternal untuk kinerja optimal demi pelayanan prima kepada masyarakat,” tutup Suparno.