Edi mengatakan kegiatan ini sebagai evaluasi dan pengawasan sejauh mana program dan realisasi progress pekerjaan yang dikerjakan oleh masing-masing OPD di semester pertama.
“Kita lakukan tiap bulan memantau pekerjaan yang dilaksanakan OPD, jadi memang strategi percepatannya memang sudah kita buat dan ini terus setiap bulan kita kontrol karena kan diiringi dengan nanti persiapan untuk APBD perubahan yang saat ini kan masih terus difinalisasi,” kata Edi kepada awak media usai Rakor, Senin (7/8/2023).
Edi berpesan jangan sampai ketika nanti sudah ditetapkan perubahan itu, tapi tidak bisa dieksekusi karena faktor waktu dan segala macam ada persoalan-persoalan teknis.
Hal ini yang selalu dipesankan agar betul-betul melakukan analisis dengan baik.
Seperti contoh kalau PU itu kan volume pekerjaannya juga banyak makanya tadi sudah saya sampaikan dalam sistem itu kalau kita mau bicara APBD perubahan apabila perubahan itu kan harus didasari salah satunya hasil Rakordal (Rapat Koordinasi Pengendalian, red) semester pertama dari APBD tahun berjalan.
Waktunya cukup atau tidak karena perubahan itu kan waktunya hanya 3 bulan. Hal seperti itulah dan intinya ini berkaitan dengan manajemen kerja ini yang selalu diarahkan agar ada perubahan manajemen kerjanya, tata laksana kerjanya.
“Jadi betul-betul misalkan tadi pelaksana tugas dinas PU itu sudah mampu me-maping beberapa pekerjaan yang memakan waktu panjang dan anggarannya besar kan sudah dianalisis dengan waktu dan itu sudah tepat yang seperti itu,” ungkapnya.
Bupati berharap kepala OPD lainnya juga aktif membuat analisis keseluruhan dan semua hal itu tidak terlepas karena rajin-nya kepala OPD ke lapangan, seperti yang dilakukan oleh Plt Dinas PU. Ada dokumen perencanaannya dan pelaksanaannya itu, maka dikroscek kembali di lapangan sudah seberapa jauh realisasinya, dan hal itu sudah dapat dianalisis.
“Karena ini semangatnya percepatan jadi ada langkah-langkah kerja terobosan jadi tidak bisa kita ingin mencapai hasil yang luar biasa tapi kerjanya biasa-biasa saja jadi untuk mencapai itu harus manajemen yang baik,” tegas Edi.
Editor Aspian Nur