Penyerahan secara resmi itu dilakukan bersamaan dengan penutupan pelatihan operator DT Roda 10 dan 12 kerjasama Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kutai Kartanegara dengan Lembaga Pelatihan Kerja Insan Mandiri Engineering (LPK IME) di halaman Kantor Distransnaker Jalan Awang Long, Sukarame, Tenggarong.
"Program Kukar Idaman itu Kukar siap kerja, diantaranya memberikan pelatihan dan program ini bisa direfleksikan di Distransnaker, melalui konsep ini melakukan evaluasi terhadap program-program selama ini. Sejauh ini program ini sudah 2 perusahaan yang memberikan pelatihan dan langsung diterima bekerja yaitu ada perusahaan PT GPE dan PT Buma," kata Edi kepada Korankaltim.com.
Kalau ada perusahaan lain yang memerlukan tenaga kerja ditegaskan Edi pemkab sudah siap. “Pesan saya, jaga diri, syukuri nikmat, ini rejeki, tidak semua yang terpilih," sebutnya.
Tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan saja tapi juga, Program Kukar Siap Kerja ini memberikan pelatihan dengan membangun jiwa enterpreneurship, program kewirausahaan.
Sementara Plt Kadistransnaker M Hatta berpesan kepada seluruh peserta pelatihan agar bisa menjaga nama baik Kutai Kartanegara, karena diketahui bersama 23 putra asli Kukar ini akan bekerja di Kutai Timur.
"Ini adalah tahapan kedua, sebelumnya kami sudah melatih 20 anak Kukar juga dan sekarang sudah bekerja di GPE, jadi total sudah ada 43 anak, dilatih selama 19 hari dan setelah kita serahkan ini mereka nantinya masih on job training sebagai Helper selama 3 bulan, setelah itu sudah sangat siap bekerja sebagaimana mestinya," ucap Hatta.
Editor: Aspian Nur