Api diketahui membakar hamparan lahan gambut persisnya di Desa Kayu Batu. "Lokasi kebakaran tersebut cukup jauh dari (pemukiman) desa, tapi memang masih masuk wilayah Desa Kayu Batu," kata Kepala Desa Kayu Batu, Andri Sofyiandani saat dihubungi korankaltim.com, Senin (26/5/2023).
Ditambahkan Andri, kondisi terakhir Karhutla di wilayahnya sampai Senin pagi ini sudah terkendali. Api yang membakar hamparan lahan gambut tersebut diketahui sudah padam karena guyuran hujan. "Informasinya api sudah padam karena pagi tadi diguyur hujan deras," ujarnya.
Akibat kabut asap ini, beberapa desa sekitar juga merasakan dampaknya seperti warga Desa Rebak Dinding, Batuq dan juga Muara Muntai Ulu. "Mungkin kemarin karena ditiup angin sehingga sampai ke sini juga asapnya. Tapi sekarang sudah agak kurang dan tidak terlalu," kata Kepala Desa Muara Muntai Ulu, Husain.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Fida Hurasani bahwa memang benar ada informasi Karhutla tersebut, namun kini kondisinya sudah terkendali. Meski asap sudah tak terlihat dan titik api diyakini sudah padam, anggota BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kukar masih tetap disiagakan di lokasi.
"Anggota masih di sana untuk melakukan pengecekan dan memastikan api benar-benar sudah padam. Serta memastikan tidak ada bara api yang bisa menimbulkan kebakaran lanjutan," tutupnya.
Editor: Maruly Zainuddin