Evakuasi tersebut dilakukan sekitar pukul 07.10 WITA setelah mendapat laporan dari petugas PT PTB dan kapal Komura yang melihat ada jasad mengambang di atas air.
Saat dievakuasi, jasad ini diketahui adalah Sumardi (23), seorang anak buah kapal (ABK) Arfa 01 yang terjatuh saat memancing di atas kapal pada Sabtu (25/6/2023) lalu di perairan Sungai Mahakam, Desa Handil Terusan, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kukar. "Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak 8,2 Km dari lokasi kejadian," kata Kasi Operasi Basarnas Kaltim, Basri.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie Samarinda dengan menggunakan mobil ambulans dari Desa Handil Terusan, Kecamatan Anggana, Kukar. "Atas penemuan ini, operasi pencarian diusulkan untuk ditutup dan anggota kembali ke satuannya masing-masing," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya bahwa Sumardi terjatuh ke Sungai Mahakam saat sedang memancing di bagian samping kapal. Korban terjatuh ketika kapal merubah atau pindah posisi dalam perjalanan ke Kutai Lama untuk mengangkut batu bara.
Korban sempat berpegangan di salah satu kayu, namun kayu tersebut patah dan korban terjatuh ke sungai. Korban sempat terlihat timbul dan tenggelam sebanyak 2 kali kemudian tidak terlihat lagi.
Editor: Maruly Zainuddin