Kegiatan ini berlangsung di Graha Tirta IPA 1 Sukarame, dipimpin Direktur Utama Perumda Tirma Suparno didampingi Dewan Pengawas Perumda Tirma,
Tim Total System Solution (ToSS) Perumda Tugu Tirta Kota Malang, perwakilan Badan Wilayah Sungai Kalimantan IV dihadiri direksi, perwakilan DLHK Kukar dan Dinkes Kukar.
Suparno didampingi Kasubag Humas Wahono menjelaskan hal ini kepada Korankaltim.com siang tadi.
"Tetapi yang jadi persoalan saat ini tidak saja PDAM tapi harus berkolaborasi karena PDAM posisinya tidak di ulu karena ada DLHK dan dari sisi hilirnya ada Dinas Kesehatan dan PDAM selaku pengelola kaitannya dengan air bersih tentu harus berkolaborasi, itu yang diinginkan bupati, tidak ada instansi yang bisa berdiri sendiri harus bisa berkolaborasi," tegas Suparno.
Dengan begitu apa yang menjadi tujuan dari rancangan pengamanan air minum ini menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan keterlibatan semua pihak.
Antarinstansi harus saling berkoordinasi baik itu sumber air bakunya seperti DLHK yang lebih domain kemudian Perumda Tirma selaku pemanfaatannya kemudian didistribusikan setelah itu dinas kesehatan yang memantau terhadap kualitas airnya.
"Ini yang kami gagas dan ini merupakan kerja bareng yang tidak bisa terpisahkan. Perumda Tirta Mahakam mulai 2023 ingin mengubah mindset. Kami harus kerja berkolaborasi untuk bekerja mencapai satu tujuan apa yang diinginkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam memberikan infrastruktur dasar di layanan air bersih, pendampingan ini dengan Perumda Tugu Tirta Kota Malang," papar Suparno.
Sementara perwakilan Tim ToSS Perumda Tugu Tirta Malang Gigih mengapresiasi rampungnya kegiatan ini dan pihaknya terkesan dengan semangat Tirta Mahakam yang sangat antusias.
"Targetnya selesai akhir bulan, namun dokumen RPAM sudah kami sahkan hari ini, karena sudah tersusun dan dilengkapi dan saya berharap Perumda Tirma bisa melanjutkan ke cabang-cabang berikutnya untuk dokumen RPAM. Ada 34 cabang harapannya bisa diduplikasi dengan cabang berikutnya kami dari ToSS Kota Malang ini juga ada aplikasi RPAM dan teman-teman ini bisa membuka juga memasukkan ke aplikasi terkait data-data yang baru untuk update bisa lebih mudah," sebut Gigih.
Dokumen ini sebagai panduan dari operator Perumda Tirma mulai dari ulu sampai Ilir terkait tugasnya seperti apa. "Targetnya air minum ke pelanggan ini menjadi air yang aman, air yang diterima seluruh pelanggan adalah air yang aman dengan metode yang idealnya disusun oleh teman-teman Perumda Tirta Mahakam sendiri," tukas Gigih.
Editor: Aspian Nur