
Tujuannya untuk memperbaiki bacaan Al-Qur'an agar sesuai dengan tajwid serta makharijul huruf yang mana kegiatan ini berlangsung selama satu jam setengah setiap Senin - Selasa dari pukul 09.00 WITA sampai 10.30 WITA.
LPKA Samarinda bekerjasama dengan Yayasan Az Zumar Kutai Kartanegara menggelar kegiatan ini dimana ada 4 ustaz yang sudah bersertifikasi tilawati yang menjadi pengajar.
Ketua Yayasan Az Zumar sekaligus pimpinan tilawati Education Center Istimewa Cabang Tenggarong Ustaz Zainuri menjelaskan, metode ini mempunyai kelebihan diantara metode lainnya, yaitu kualitas waktu dan kualitas mutu.
“Yang pertama kualitas waktu, setiap orang yang belajar 6 jilid metode tilawati bisa diselesaikan dengan target sasaran setiap lembaga. Yang kedua kualitas mutu artinya setiap orang yang menggunakan metode tilawati bisa membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar seperti menguasai tajwid (makhraj, sifat dan hukum huruf), serta menguasai lagu rost dalam membaca Al Quran” kata Zainuri kepada Korankaltim.com, Senin (8/5/2023).
Dalam metode tilawati ada dua teknik pengajaran, yaitu klasikal dan individual. Klasikal menggunakan peraga, sedangkan individual dengan cara membaca buku tilawati.
"Ditilawati lebih aktif dalam pembelajaranya, ada aktivitas baca - simak, ketika ustaz membaca para santri menyimak, kemudian baca - tiru, kemudian ada baca bergantian. Hal ini yang membuat semua orang yang belajar tilawati dalam satu kelompok belajar bisa menggunakan semua waktunya untuk belajar” papar Zainuri lagi.
Kepala LPKA Samarinda Mudo Mulyanto tentu sangat mendukung program ini, dikarenakan sebagai seorang muslim diwajibkan bisa membaca Alquran dengan baik dan benar.
‘’Kalau direnungkan secara hakikat, anak binaan yang berada di LPKA adalah amanah yang diberikan negara, dan bisa jadi amanah langsung dari Allah dengan perantara Kemenkumham kepada pegawai LPKA untuk dibimbing, dibina serta dididik dengan harapan anak-anak ini bisa menjadi anak yang lebih baik kedepanya serta bisa menjadi generasi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat dan negaranya. maka dari itu LPKA Samarinda memberikan pelayanan terbaik bagi anak binaan dengan menyelenggarakan program – program, salah satunya adalah program pembelajaran baca Al-Qur'an," harap Mudo.
Editor: Aspian Nur