Monitoring ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan harga sejumlah komoditi untuk menyambut perayaan Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriyah yang hanya tinggal hitungan hari saja. Dari lapak satu ke lapak lainnya Bupati langsung menyapa para pedagang sambil menanyakan ketersediaan stok barang.
Ditemukannya masih ada beberapa pengakuan pedagang yang justru memilih berjualan di luar lapak dari tempat yang seharusnya disediakan oleh pemerintah dengan alasan beragam. Ada yang beralasan supaya dagangannya lekas laku dan ada juga yang beralasan luasan lapak yang kurang lebar dan panjang, sehingga memilih membuka lapak sendiri di kawasan luar namun masih dalam kawasan Pasar Mangkurawang.
“Dari beberapa titik kita cek di pasar yang memang bukan pusat sih dan dilihat masih semrawut, ini PR kami di kabupaten hari ini bicara bagaimana manajemen pasar ini baik yang manajemennya harus dua belah pihak kami pemerintah kabupaten dan teman-teman pelaku usaha pedagangnya” ungkap Bupati kepada wartawan usai kegiatan monitoring.
Permasalahan lapak berjualan ini seringkali menjadi keluhan masyarakat, sehingga menyikapi perosalan ini, Edi telah memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar bersama kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk melakukan penanganan yang bertahap.
“Dari informasi yang berjualan disitu yang kiri kanan-nya kosong itukan berjualannya di luar bahkan banyak di Maduningrat (kawasan pinggir jalan eks Pasar Tangga Arung, red) nah ini juga saya dikritik oleh beberapa tokoh masyarakat, saya terbuka saja sepertinya pembiaran itu dilakukan, jadi kemarin sudah saya perintahkan Sekda dan Kepala Disperindag melakukan penanganan-penanganan” ungkapnya.
Tak segan pada kesempatan ini pula, Edi Damansyah memperingatkan kepada kepala Disperindag agar bisa melakukan upaya sinergitas yang baik dengan para pedagang pasar. “Itu urusan kepala dinas perdagangan, kayaknya dinas perdagangan itu suasana kebatinannya belum nyambung dengan pedagang ini, itu penting dibangun, suasana kebatinan itu nyambung dulu dengan komunitas pedagangnya, nanti pelan-pelan kita tangani ya” demikian Edi.
Editor: Rusdianto