Api yang belum diketahui asalnya ini dengan cepat membakar rumah warga yang berada di kawasan cukup padat tersebut.
Petugas pemadam kebakaran dari dua daerah. Kutai Kartanegara dan Samarinda bahu-membahu bersama warga sempat kesulitan memadamkan api.
"Akses jalan cukup sempit ditambah lagi banyak warga yang menonton jadi kendala di lapangan saat memadamkan api," kata koordinator SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara Eko Surya Winata saat dikonfirmasi setelah mendapat laporan kejadian.
Sebanyak 9 unit fire truk pemadam Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) dan truk pemadam swasta beserta 15 mesin portabel relawan dikerahkan untuk memadamkan api yang terus membesar.
Pukul 23.00 WITA api berhasil diatasi dan
dari data sementara yang dihimpun oleh petugas setidaknya ada 14 bangunan terbakar yang terdiri dari 12 rumah tunggal dan 2 rumah bangsalan 6 pintu.
"Bangunan yang terbakar dihuni oleh 20 KK (Kepala Keluarga) dengan jumlah 80 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun ada 1 orang relawan yang mengalami luka ketika berupaya memadamkan api," sebut Eko.
Dua rumah yang terbakar belakangan diketahui merupakan kediaman anggota dari Disdamkar Samarinda. Selain itu 4 rumah juga terdampak dengan kondisi rusak sedang dan ringan.
"Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," pungkas Eko.
Editor: Aspian Nur