Debut grup tersebut terlihat saat mengisi acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh pengurus Masjid Al-Hikmah Tenggarong Minggu (9/10/2022) kemarin.
"Ini suatu kebanggaan bagi kami bisa turut andil sebagai pengisi acara peringatan Maulid nabi Muhammad SAW," kata Kepala Lapas Kelas II Tenggarong Agus Dwirijanto kepada Korankaltim.com, Senin (10/10/2022) pagi tadi.
Grup Hadrah Habsyi Al-Banjari beranggotakan 10 orang warga binaan yang terbentuk sejak tahun 2019 yang merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian bagi WBP dan rutin tampil sebelum pelaksanaan pengajian rutin yang diselenggarakan di dalam Lapas.
Grup habsyi ini sendiri rutin melaksanakan latihan sepekan empat kali di Masjid Taubatan Nasuha Lapas Kelas II A Tenggarong "Hal ini juga bertujuan untuk mengenalkan bacaan maulid habsyi dan juga sebagai sarana uji mental mereka," sebutnya.
Proses pengeluaran WBP yang tampil sebagai pengisi acara mengacu pada SOP yang berlaku. "Sebelum mengeluarkan WBP kami akan melaksanakan Sidang TPP (Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan), apakah WBP tersebut layak atau disetujui untuk keluar mengisi kegiatan di luar Lapas," ungkapnya.
Sidang TPP tersebut akan mempelajari permohonan dari masyarakat ataupun instansi serta organisasi kemasyarakatan yang meminta penampilan WBP. "Selain itu sidang TPP juga melakukan assesment resiko dan potensi gangguan keamanan jika mengeluarkan WBP yang bersangkutan," tutup Agus.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur