"Tim gabungan SAR sudah melakukan evakuasi dan membawa jasad almarhum ke rumah duka di Jalan Gerbang Dayaku RT 016, Kelurahan Jembayan, Kecamatan Loa Kulu,” jelas Melki, sapaan akrabnya.
Sementara Kapolsek Loa Janan Iptu Aksarudin Adam menjelaskan kronologis ditemukannya Rohim berawal dari informasi warga Desa Loa Duri Ulu Muhammad Asep dan Darmanto yang melintas di perairan Sungai Mahakam dengan menggunakan perahu ketinting di dekat titik tenggelamnya Rahim dan melihat mayat mengambang dan langsung mendekati Tim Basarnas untuk melaporkan kejadian tersebut.
"Setelah itu kedua warga itu bersama tim Basarnas menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan mengenali jenazah yang terapung tersebut adalah Rohim. Sekitar 07.20 WITA korban berhasil dievakuasi menggunakan perahu karet. Atas permintaan keluarganya korban dibawa ke rumah duka dan menolak untuk dilakukan autopsi," terang Aksar.
Diberitakan sebelumnya, Muhammad Rahim bersama dua orang temannya bermaksud mengantarkan pasir ke pelabuhan gradet H Nata Kamis (6/10/2022) siang lalu. Namun belum sampai tujuan, kapal kayu mereka mengalami kebocoran dan mati mesin.
Kedua teman berhasil loncat dari kapal, namun nasib nahas menimpa Rahim karena diduga terjebak di dalam kabin kapal saat berusaha mengurangi beban kapal sebelum akhirnya tenggelam bersama kapal tersebut.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur