Ia mengungkapkan, kelompok seni ini sebelumnya pernah mengisi beberapa kali pelaksanaan expo seperti yang diselenggarakan oleh KNPI Kukar beberapa waktu lalu.
"Ini bagian dari edukasi dan ingin menyampaikan pesan bahwa WBP yang ada di dalam Lapas tidak hanya sekedar menjalani pidana saja, tapi ada program pembinaan bagi mereka juga," ungkapnya.
Kelompok seni Prodeo Art Gallery merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang ada di dalam Lapas dan terbagi dalam dua kelompok yakni seni tari daerah dan seni musik.
Agus menyampaikan, seluruh rangkaian program pembinaan ini merupakan implementasi dari tujuan sistem pemasyarakatan. "Seluruh program pembinaan yang ada bertujuan untuk pulihnya hubungan hidup, kehidupan dan penghidupan WBP saat nanti kembali ke masyarakat," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Prodeo Art Gallery ini menggandeng instruktur yang memiliki kompetensi dibidangnya dan dalam rekruitmen anggotanya juga melalui proses asesmen yang dilakukan oleh wali pemasyarakatan.
"Demi menjaga seluruh program dapat berkelanjutan, tentu ada proses yang kami lakukan secara selektif salah satunya melalu Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN) yang dilakukan oleh wali pemasyarakatan," jelasnya.
Pihaknya juga mempersilakan kepada para pihak baik itu pemerintah maupun lembaga non pemerintah yang hendak mengundang Prodeo Art Gallery sebagai pengisi acara. "Mekanisme kami lakukan melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) dan tetap memperhatikan aspek risiko dan keamanan," demikian Agus.
Penulis :Muhammad Heriansyah
Editor: Maruly Zainuddin