"Kami sudah terima laporan ada satu warga Desa Sedulang yang dilaporkan hilang. Saat ini anggota BPBD masih persiapan untuk membantu pencarian," kata Koordinator Satgas SAR BPBD Kukar, Eko Surya Winata kepada Korankaltim.com pagi ini.
Sabran dinyatakan hilang jam 12 siang hari Sabtu tersebut setelah keluar dari rumah dengan berjalan kaki dan terlihat warga berjalan hingga empat kilometer jauhnya dari Desa Sedulang. Sabran sempat diajak warga setempat untuk pulang namun namun tidak mau pulang dan ingin bertahan di sebuah tower yang berada di Kilometer 0 desa tersebut. "Dia menolak untuk pulang, warga yang melihat langsung melaporkan kepada keluarganya," jelas Eko.
Adik Sabran yang menerima laporan langsung menyusul ke lokasi dimana sang kakak terliihat di tower yang berada di Kilometer 0 untuk menjemputnya. Namun sesampainya di lokasi tersebut Sabran sudah tidak ada. Sang adik bersama warga sekitar pun langsung melakukan pencarian di sekitar area tower hingga sore hari namun masih belum ketemu. "Sabran mempunyai penyakit linglung atau lupa ingatan. Sampai pagi ini belum ditemukan dan sebagian anggota BPBD Kukar yang berada di kantor sudah menuju ke lokasi dia hilang untuk membantu pencarian bersama Basarnas Kaltim. Sebagian anggota kami masih membantu proses pencarian seorang nelayan yang hilang di Kecamatan Anggana," ungkap Eko.
Penulis : M Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur